Sabtu, 19 Maret 2011

Gempa dan Tsunami di Jepang

Gempa dan tsunami di Jepang, Jumat 11 Maret 2011. Gempa berkekuatan 8,8 skala richter telah menyebabkan gelombang tsunami setinggi 4 meter yang melanda pulau Honshu, Jepang. Lebih dari 200 orang meninggal dan seluruh wilayah pulau tersebut terendam.
Akibat dari gempa tersebut tidak hanya dirasakan oleh penduduk pulau Honshu saja. Di Tokyo, pengelola kereta bawah tanah Tokyo Metro telah memutuskan untuk menghentikan operasi sampai keadaan dinyatakan aman. The Shinkansen Bullet Trains juga berhenti beroperasi sesaat setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Pemerintah Daerah Tokyo juga menutup ke 19 pintu air di kota tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terutama akibat gelombang tsunami.
Gempa di Jepang (Jumat, 11 Maret 2011)
Sebelumnya, pihak Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa kekuatan gempa mencapai 7,9 skala Richter. Namun Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengonfirmasi kesalahan pengukuran kekuatan gempa tersebut yang aslinya berkekuatan 8,8 skala Richter.
Gempa berpusat di 382 kilometer timur laut Tokyo pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa terasa di hampir semua daerah di pantai pasifik Jepang, termasuk Tokyo dan Osaka.

0 komentar:

Posting Komentar